Managemen Keamanan Komputer di Perusahaan

Computer Virus

Pernahkah file-file di kantor Anda terkena virus?Seringkali terjadi karena pegawai yang memasang
flash disk yang sudah terkena virus. Pegawaipun ketika ditanya memberikan jawaban “Sudah saya
scan kok.” Tentunya jawaban-jawaban seperti itu sudah bosan Anda dengar. Jangan-jangan sebelum
di-scan virus telah lebih dahulu menjangkiti komputer kita. Berikut beberapa tips agar komputer
Anda aman dari serangan virus, selain antivirus.

Pembeku
1. Pasang Program Pembeku

Program mampu mengembalikan keadaan komputer kita ke default. Maksudnya begini, jika
kita install suatu program sedangkan program pembeku masih aktif, program yang kita
install otomatis terhapus. Studi kasus misalnya, ada flashdisk yang memiliki virus, ketika
dipasang dan anti virus belum berjalan, sedangkan virus sudah pindah ke komputer kita,
maka saat kita matikan dan hidupkan kembali komputer, virus sudah hilang. Salah satu
contoh program yang mampu melakukan hal ini adalah Deep Freeze, program ini
membekukan paritisi yang kita pilih. Dalam beberapa kasus, partisi C:\> yang biasanya
menjadi sasaran virus, jadi yang di-deepfreeze partisi C saja, sedangkan partisi lain biarkan
tidak perlu di-deepfreeze karena jika ada dokumen penting yang di-copy ke partisi yang di-
deepfreeze, maka akan hilang. Contoh program pembeku lain Fortress Grand’s Clean Slate,Horizon DataSys’s Drive Vaccine, Centurion Technologies’ SmartShield dll.
2. Buat Flash Disk Steril

Flash disk ini adalah flash disk satu-satunya yang hanya bisa digunakan untuk transfer file
dari komputer kantor ke komputer lain. Disini, flash disk pegawai tidak boleh dipasang, jadi
yang hanya boleh ditancap adalah flash disk perusahaan. Flash disk ini haruslah benar-benar
flash disk yang bersih dari virus, sehingga meminimalisir masuknya virus dari flash disk
karyawan. Jika sampe terkena virus berarti ada karyawan yang memasang flash disk di
komputer kantor.

USB Blocker3. Aplikasi Pencegah Akses Flashdisk

Ada beberapa jenis motherboard yang bisa memblokir flash disk agar tidak di-mount oleh
sistem operasi. Flash disk terpasang ,namun langsung dianggap tidak ada. Contoh
motherboard yang mampu adalah MSI B75MA-P45, GA-B75M-HD3 dll

4. Gunakan Firewall

Buatlah satu komputer di kantor yang digunakan untuk menaruh file penting kita terlebih dahulu, baru kemudian di-copy ke komputer kantor. Komputer ini berbasis sistem operasi yang benar-benar bebas dari virus, seperti GNU/Linux (Ubuntu, Linpus, Slackware,Blankon dll) maupun Apple Macintosh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: