Seminar E – Gover di Ruang Seminar Harun UKDW

Tepat 1 minggu yang lalu,tepatnya tanggal 1 Mei 2010 di Ruang Seminar Pendeta Harun UKDW diadadakan sosialisasi E-Goverment. Pembicara berasal dari DEPKOMINFO. Seminar ini bertujuan agar mahasiswa yang sedang Kerja Pratek (KP) atau akan Kerja Praktek mendapat kemudahan dalam mencari bahan KP di lembaga pemerintah. Berikut laporan seminar tersebut :

A. Latar Belakang
Di dalam pemerintahan, terdapat DEPKOMINFO (Departemen Komunikasi dan Informasi) yang bertugas dalam menentukkan pemilihan software yang akan dipakai pemerintah. Penggunaan software didasarkan dengan UU No. 20 tahun 2002 tentang perlindungan hak kekayaan intelektual, dengan sanksi penjara 5 tahun dan denda 500 juta rupiah.
Berdasarkan UU tersebut maka dipakai konsep Free Open Source Software (FOSS) didalam ruang lingkup pemerintah untuk mencegah kekurangan – kekurangan proprietary software.
Berikut deskripsi singkat tentang perangkat lunak :
– Perangkat Lunak
• Assembler : source code bahasa assembly object code bahasa mesin.
• Compiling : merubah Source code (C++,PASCAL) menjadi objectcode berupa assembly
• Linking : dynamic linking dan static linking (menggabungkan beberapa object code compiler menjadi satu program utuh)
• Interpret : menterjemahkan scripting code (PHP,VB) menjadi translasi internal (bukan object code)

– Dua tahap dalam pembuatan software.
• Tahap Awal : proses pangerjaan hingga 85% dilakukan oleh 20-30 orang.
• Tahap Akhir (sisa pengerjaan 15%)
Proprietary di kerjakan oleh 20-30 orang juga karena ketika software telah mencapai 90 % sudah bisa langsung dijual, OSS pre review dilaukan oleh sekitar 200-300 orang.
– Proprietary : hanya memberikan Runable code dan kadang juga terdapat intermedia code.
– Open source : open source menyediakan akses kepada user dan berfokus penuh pada feature software. Sedangkan Free software hanya berfokus pada kebebasan penguna.
– Implikasi (Pembajakan) : tiap Negara-negara yang masuk dalam daftar “priority Watch List” akan kehilangan fasiltas saat melakukan eksport, komoditas ekspor akan mendapat bea cukai yang lebih besar sesui dengan GSP (Generalized System of Preference).
– Lisensi Software.
Lisensi terbatas (proprietary) merupakan lisensi yang berijin,jika dilanggar mendapat sanksi (mendistribusikan ulang, memodifikasi): windows, photoshop, 3D Max
Lisensi Terbuka (open source) tidak menggunakan ijin bersanksi dan tidak akan mendapat sanksi jika mendistribusikan ulang atau memodifikasi: Linux, Open Office, GMIP, Blender
Cara pengunaan proprietary software :
• Hanya boleh digunakan sebagaimana mestinya sesuai dengan lisensi yang dibeli
• User tidak boleh merubah, mempelajari dan melihat source code
• Jika ada pergantian versi harus membeli lisensi baru
• Setiap aplikasi tambahan harus membeli lisensi yang berbeda.
Alasan pemeritah harus mengunakan FOSS :
• Hemat biaya pembelian lisensi (Contoh : Kepolian Prancis menghemat biaya 50% dalam pembelanjaan software karena menggunakan Ubuntu)
• Menjaga kekayaan lokal sehingga menghemat devisa, pembuatan software dilakukan dengan Sumber Daya Manusia yang dimiliki.
• Membuka lapangan kerja baru bagi SDM lokal
• Meningkatkan kreativitas dan tumbuh kembangnya industri software lokal
• Menjaga keamanan data dan aplikasi dari virus, malware, Trojan, dan malicious code
• Mandiri atau tidak tergantung pada vendor sehingga mengurangi monopoli vendor
• Harga aplikasi dapat diukur atau dapat diaudit
Kelebihan – kelebihan dalam penggunaan FOSS (Free Open Source Software) menjadikan setiap lembaga pemerintah diharuskan menggunakan software dengan konsep ini.
Beberaa karakteristik format dokumen digital dalam pemerintahan harus memenuhi beberapa syarat berikut :
• Tidak menimbulkan biaya bagi masyarakat yang akan membuka atau mengunakannya.
• Tidak tergantung pada satu vendor, tapi banyak aplikasi yang dapat membukanya.
• Data harus disimpan dan diakses dengn aman untuk jangka waktu yang lama, dengan menjaga format dokumen digital tidak berubah.(Contoh : Wordstar di Windows 3.1 tidak support di Windows 95)
• Hak kepemilikan sepenuhnya ada di tangan instansi pemilik dokumen
Hal tersebut dilakukan agar menjaga keamanan dokumen instansi dikemudian hari.
Pengunaan TIK di institusi dilaukan karena sebagian besar user belum memahami software legal, pengunaan computer yang belum dibatasi atau diatur, dan sering adanya pertukaran data dan virus oleh user. Implementasi TIK yang berhasi :
• Mengunakan computer sebagai media komunikasi
• Pengunaan client server
• Akses user dibatasi sesuai dengan user dengan fungsinya
• Hemat
Kondis FOSS international serta syarat implementasinya :
• Menjaga kekayaan local (Uni Eropa)
• Unstoppable train (Gartner)
• Menjaga praktek monopol dan kekayaan lokal ( Uni Eropa)
• Untuk keamanan Nasiaonal (Windows XP bajakan memiliki time bomb yang terjadi di Cina dan Software pengendali minyak di Siberia yang menyebabkan meledaknya pipa minyak)
• Ada gugatan terhadap proprietary software (Word 2007 yang memiliki kemampuan XML)
Syarat implementasi FOSS :
• Membuka pola pikir sehingga menimbulkan hal – hal baru (Open Mind is Open Source)
• Memiliki kemampuan dan keberanian untuk berubah
• Memilki kemuan untuk mengunakan FOSS
• Memiliki keinginan yang kuat untuk belajar sesuatu yang baru

Hal yang menjadi prediksi masalah baru dalam dunia komputer adalah jika Linux semakin banyak dipakai lama kelamaan akan ada kapitalisme Open Source. Bill Gates membangun Microsoft bertujuan untuk melindungi kekayaan intelektual programmer, open source menciptakan Linux untuk memberikan kebebasan pengguna. Close source melindungi kekayaan individual sedangkan open source melindungi kebebasan bersama. Suatu saat nanti akan ada saling serang antara satu komunitas open source yang satu dengan yang lain karena merasa kekayaan komunitas mereka harus dilindungi.

One thought on “Seminar E – Gover di Ruang Seminar Harun UKDW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: